Artikel

Materi: Membuka Pintu Dunia Server-Side JavaScript Dengan Node.js

    Dibaca 803 kali Artikel Periode 2023-2024 Akademik Himasis

Penulis : Fatur Rahman Zaki

Editor Cover dan Teks : Nur Amaliyah Abdillah Putri

 

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

Halo teman-teman HIMASIS! Apa kabar semuanya? Semoga selalu dalam keadaan sehat yaa. Kita berjumpa lagi nih di artikel terbaru HIMASIS. Sesuai yang sudah tertera di judul, untuk kali ini kita akan membahas seputar Node.js dan JavaScript nih temen-temen. Sebelumnya kalian sudah tau belum apa itu Node.js? Node.js ini umumnya dikenal sebagai platform yang sering digunakan untuk mengembangkan aplikasi karena efisiensinya dalam mengelola data. Node.js ini bukan sebuah bahasa pemrograman baru yaa, melainkan runtime environment yang disebut juga dengan interpreter JavaScript. Artinya dengan Node.js kita bisa menjalankan kode JavaScript dimanapun. Selain itu, kita juga sudah pernah bahas tentang Server-Side di artikel Materi: Server Side dan Client Side: Mana yang Lebih Baik untuk Pengembangan Aplikasi Web? Untuk lebih lengkapnya langsung aja yuk disimak pembahasan artikel ini.

 

Pengenalan Node JS


Node.js, yang dikembangkan oleh Ryan Dahl pada tahun 2009, merupakan platform yang diciptakan khusus untuk membantu pengembangan aplikasi berbasis web. Meskipun Node.js bukanlah bahasa pemrograman baru, tetapi merupakan runtime environment atau interpreter yang memungkinkan eksekusi bahasa pemrograman JavaScript untuk keperluan pengembangan back-end.

 

Sebagai informasi, interpreter adalah perangkat lunak yang bertanggung jawab untuk mengeksekusi instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman. Selain itu, JavaScript sendiri adalah bahasa pemrograman yang digunakan bersamaan dengan HTML dan CSS untuk menciptakan halaman web yang interaktif.

 

Dengan Node.js, Anda dapat menjalankan kode JavaScript di berbagai lingkungan dan tidak terbatas pada browser. Node.js dibangun dengan menggunakan engine JavaScript V8 milik Google, memberikan performa tinggi. Selain itu, Node.js memiliki library sendiri, sehingga pengguna tidak perlu mengandalkan web server seperti NGINX atau Apache.

 

Node.js mengusung model event-driven dan non-blocking I/O, memungkinkan penanganan banyak proses secara bersamaan tanpa menghambat eksekusi. Meskipun terkait erat dengan JavaScript, Node.js bukanlah bahasa pemrograman itu sendiri. Sebaliknya, ia berfungsi sebagai pendukung JavaScript agar dapat dioptimalkan, terutama untuk keperluan di luar pengerjaan front-end.

 

Dengan kemampuannya menjalankan JavaScript di sisi server, Node.js membuka pintu untuk pengembangan aplikasi web yang berkinerja tinggi, real-time, dan scalable, mengubah paradigma penggunaan tradisional JavaScript yang terbatas pada lingkungan browser.

 

1. Arsitektur Event-Driven dan Non-Blocking I/O

Node.js dirancang dengan arsitektur event-driven yang memungkinkan pengembangan aplikasi yang efisien dalam hal kinerja. Keistimewaan utamanya adalah penggunaan non-blocking I/O. Saat suatu operasi I/O (Input/Output) dilakukan, Node.js tidak akan menunggu operasi tersebut selesai. Sebaliknya, ia akan melanjutkan mengeksekusi kode berikutnya. Hal ini memungkinkan Node.js mengelola banyak koneksi secara bersamaan tanpa memblokir proses eksekusi

 

2. NPM (Node Package Manager)

NPM merupakan manajer paket yang menyertakan Node.js. Ini memungkinkan pengembang untuk dengan mudah menginstal, memperbarui, dan mengelola dependensi proyek. Komunitas NPM sangat besar, dengan ribuan paket modul yang tersedia untuk digunakan. Dengan menggunakan NPM, pengembang dapat dengan cepat menambahkan fungsionalitas baru ke aplikasi mereka.

 

3. Backend Development dengan Express.js

Express.js adalah framework web yang sangat populer untuk Node.js. Dengan sintaks yang sederhana dan fleksibilitas yang tinggi, Express.js mempercepat pengembangan backend. Ini menyediakan fitur-fitur seperti middleware, routing, dan template engine, yang memudahkan pengembang untuk membuat aplikasi web yang efisien dan terstruktur.

 

4. Real-Time Web dengan Socket.IO

Node.js populer untuk aplikasi real-time berkat pustaka Socket.IO. Socket.IO memungkinkan komunikasi dua arah antara server dan klien secara real-time. Ini sangat berguna untuk aplikasi yang memerlukan pembaruan langsung, seperti aplikasi obrolan (chat), permainan daring, dan aplikasi kolaboratif.

 

5. Skalabilitas Horizontal

Dengan pendekatan non-blocking dan event-driven, Node.js memungkinkan skalabilitas horizontal yang baik. Ini berarti aplikasi dapat dengan mudah berkembang dengan menambahkan lebih banyak instance Node.js ke dalam cluster tanpa mengorbankan kinerja.

 

6. Community dan Ekosistem yang Kuat

Node.js memiliki komunitas pengembang yang besar dan aktif yang terus mendukung pertumbuhan dan evolusi teknologi ini. Ini menciptakan ekosistem yang kaya dengan alat-alat pengembangan, framework, dan modul yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan.

 

7. Penginstalan Node.js dan NPM

Langkah pertama untuk memulai perjalanan Anda dengan Node.js adalah menginstalnya. Anda dapat mengunduh installer Node.js dari situs resmi (https://nodejs.org/). Installer ini akan mencakup Node.js runtime dan NPM.

Setelah selesai menginstal, Anda dapat membuka terminal atau command prompt dan memeriksa versi Node.js dan NPM dengan perintah berikut:

 

node -v
npm -v

Jika berhasil maka keluar seperti ini

Pastikan bahwa versi yang muncul adalah versi terbaru atau yang diinginkan.

 

8. Inisialisasi Proyek dengan NPM

Langkah berikutnya adalah membuat proyek Node.js baru. Pergi ke direktori proyek yang diinginkan di terminal dan jalankan perintah berikut untuk membuat file `package.json`:

 

npm init

Ikuti langkah-langkahnya dan isi informasi yang diperlukan. `package.json` adalah file konfigurasi proyek dan menyimpan informasi tentang proyek Anda dan dependensinya.

 

9. Menulis Kode Pertama Anda

Buat file JavaScript pertama Anda, misalnya, `app.js`. Buka file ini dengan editor teks favorit Anda dan tulis kode sederhana seperti berikut:

// app.js
console.log("Hello, Node.js!");

 

10. Menjalankan Aplikasi Node.js Anda

Kembali ke terminal, dan jalankan aplikasi Node.js Anda dengan perintah:

node app.js

Jika semuanya berjalan dengan baik, Anda akan melihat output "Hello, Node.js!" di terminal Anda.

 

11. Menggunakan Express.js untuk Membuat Server Web Sederhana

Sekarang, mari tingkatkan aplikasi kita dengan menggunakan Express.js untuk membuat server web sederhana. Install Express.js dengan perintah:

npm install express

Isi app.js dengan program ini

const express = require("express");
const app = express();
const port = 3000;

app.get("/", (req, res) => {
  res.send("Halo Himasis");
});

app.listen(port, () => {
  console.log(`Server berjalan di http://localhost:${port}`);
});

 

Jalankan aplikasi lagi di terminal dengan `node app.js`

nodejsterminal11

 

 dan buka browser Anda di `http://localhost:3000`.

 Anda sekarang memiliki server web sederhana menggunakan Node.js dan Express.js!

 

Dengan langkah-langkah ini, Anda telah berhasil menginstal Node.js, membuat proyek, menulis kode sederhana, dan membuat server web sederhana dengan Express.js. Selanjutnya, Anda dapat mengeksplorasi lebih banyak konsep dan alat di ekosistem Node.js, seperti middleware, pengelolaan dependensi, dan banyak lagi. Selamat mencoba!

 

Sekian pembahasan artikel kali ini, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca. See you next time! wink

 

#SALAMPERUBAHAN

#BERSATUDALAMMANFAAT

 

Sumber :

https://www.biznetgio.com/news/apa-itu-node-js

https://nodejs.org/en/learn

Follow Us

Tags

20182019202020214glAdobe XDAfter Event After Event MnG 2020AFTERGLOWAkademik HimasisaktivasiAktivasialgoritmaalgoritmaalgoritma pemrogramanangketArrayArtikelAutoCADAutoCAD2015autonumberBack End Developerback end languagebahasa pemrogramanbayar kuliahbelajar vbberitaBig-Datablockchainbossbuka bersamabukber himasisCerpenciscocisco packet tracercodeigniterColouringcontainercoronacovid19Criptocurencycsscsscuci tangancurriculum vitaecv yang baikCyber CrimeCyber SecurityCYBER SECURITYdasar algoritmadasar jaringandataData DiridatabaseDatabasedehidrasidockerdownloadDownloadEcommasterEcommerceEntrepreneurevent ExpressJsfakta Figmaflowchartflutterfolder projectFrameworkFront EndFront End DevelopergaikindoGambar 2dGambar 3dGitGitHubhello worldHIMASIS himasishimasis artikelhtmlhtmlINDEXS2021InformasiinspirasiInstalisasi NodeJS installinstallInstalliterationjadwal imsakiyahJakartaJAKARTAjaringanjaringanjaringan komputerJavajavajavascriptJDKJoin MnG 2020JREKAHIM dan WAKAHIMkarakteristikkegiatankerenkinemasterkode otomatisKomunikasi Serverkonfigurasi filekonsep cbdckrs onlinekstkunjungan pabrikleaderLebaranLibrarymachine learningMading HimasismagentamakananmakrabManfaat big dataMateri PembelajaranMedia VirtualBoxMedia VirtualBoxmeet and greetmeet and greet 2018meet and greet 2019Meet and Greet 2020meganthropusmelamar kerjaMethodsmicrosoft access 2010minumanmobil pintarmongoDBmudikmudik amanmvcnavigasi mobil pintarnetbeansngodingOnlinepreneurshiporacleorracleOS Windowsosi layerotomotifPanduan Lengkappaslonpaslon nomer 2pelatihan 2Pelatihan BPHPelatihan UIUXpelatihan1pemilu HIMASISpemimpinpemimpin baikpemrogramanpencarianpendaftaranpengenalan jaringanpengisian angketPeriode 2020 - 2021Periode 2021-2022Periode 2022 - 2023Periode 2023-2024Periode 2024 - 2025perkembanganphpphpPHP VS NodejspklPoliteknikPOLITEKNIK STMI potensi blockchainProsedurproses bisnispseudecodepuasapuasapycharmpythonpytrainramadanramadan 1441hramadhanRansomwarerequestresponseRESTful APIresumeRFIDRoutingrun endpoint expressrun server expressschsearch barSecuritySecurity AttacksejarahselectionSemester Pendekseminarseminar umumseminar2018senisensor mobil pintarsequenceSetup ProjetSistem InformasispectrumSQL vs NoSQLSSLstmistok otomatisstruktur fileStruktur Organisasistudy clubStudy ClubTableTableauTechnopreneurshipteknologiteknologi informasiteknologi informasiterhebatterpilihpaslonnomer2TipsTopologi JaringanTradisi LebarantriggerTriktutorialTutorialtutorialTutorialTwiterTwiter 2020Twiter 2021Twiter 2021Twiter AFTERGLOWTwiter AGENCYtwiter2019uang digitalUbuntuulangtahunultahhimasisVirusvisual basicvisual studiowebWeb DevelopmentWebinarWEBINAR HIMASISWebsitewhich is the best Windows 10windows 7Windows XPwirausahaYourXperienceyoutube