Penulis : Caesa Arief Fadillah
Editor cover dan teks : Nababan, Andreas Arghado Bonar
Jalan pagi melihat pelangi,
Indah warnanya menyejukkan hati.
Mari melangkah penuh energi,
Membuka wawasan lewat tulisan ini.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh dan Salam Sejahter bagi kita semua.
Halo kawan-kawan HIMASIS!
Bayangin deh..
Minyak goreng yang biasa ada di dapur kita ternyata bisa jadi bahan bakar kendaraan…
Bukan! Ini bukan fiksi ilmiah, bukan pula mimpi. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sudah membuktikannya lewat inovasi bernama Benwit (Bensin Sawit ITS).
Apa itu Benwit?
Benwit adalah biogasoline berbahan dasar minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang mampu mencapai nilai oktan RON 90 yang setara Pertamax! Inovasi ini dipimpin oleh Dr. Eng. Hosta Ardhyananta bersama timnya, dan resmi diumumkan ke publik pada April 2026.
Kuncinya ada pada teknik catalytic cracking: molekul besar dalam CPO dipecah menjadi molekul kecil menggunakan katalis kombinasi NiO + CuO. Hasil nya luar biasa!
Yang dimana suhu operasi nya hanya 380 °C, Rendemen biogasoline nya mencapai 83%, dan yang paling wow, proses produksi nya hampir zero waste!
Jadi sisa gas nya bisa dipakai ulang sebagai bahan bakar reaktor.
Kenapa ini penting banget?
Di tengah harga BBM yang makin nggak karuan akibat konflik geopolitik global di waktu sekarang, Benwit muncul sebagai jawaban yang:
- Berbahan baku lokal & terbarukan
- Berpotensi hemat 10% konsumsi BBM nasional
- Emisi nya lebih rendah
- Membantu petani sawit lepas dari ketergantungan BBM fosil yang kita gunakan selama ini.
Dan…Industri pun mendukungnya!
Pada 19 April 2026, PTPN IV PalmCo resmi menandatangani MoU dengan ITS untuk membawa Benwit ke skala industri yang disaksikan langsung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Jadi posisi nya Pemerintah serius, industri siap, kampus sudah buktikan.
Kalau nanti beneran bakal resmi dipake buat bahan bakar kendaraan, mimin antri paling depan buat Cobain langsung deh, hehe..
Tapi…Masih ada PR nya
Mesin kendaraan konvensional saat ini belum tentu langsung kompatibel dengan Benwit tanpa modifikasi. Jadi jangan buru-buru buang jeriken bensinmu dulu, mau bagaimana pun inovasi ini masih butuh riset lanjutan sebelum bisa meluncur di jalanan.
Ke depan nya, bensin sawit bisa jadi salah satu opsi menarik dalam upaya mencari energi alternatif berbasis sumber daya lokal. Meski jalannya masih panjang, langkah awal ini menunjukkan bahwa solusi energi masa depan bisa saja datang dari hal yang selama ini sudah ada di sekitar kita.
Indonesia punya salah satu lahan sawit terbesar di dunia. Kalau Benwit berhasil masuk ke skala industri, ini bisa jadi salah satu game-changer terbesar di sektor energi dalam beberapa dekade terakhir.
Sekian artikel HIMASIS kali ini.
Semoga pembahasan kali dapat membangkitkan semangat teman-teman pembaca sekalian dalam menciptakan inovasi yang luar biasa juga seperti teman-teman di ITS ya!
Untuk lebih detail bisa lihat video dari link berikut
https://youtu.be/xO-bzeng4SQ?si=ygL1d9pGSPcqWpun
Terimakasih telah membaca sampai akhir.
Jangan lupa untuk terus mengikuti HIMASIS ARTIKEL untuk berbagai pembahasan menarik lainnya.
Pohon sawit tumbuh berseri,
Buahnya lebat memberi manfaat nyata.
Mimin pamit undur diri,
Sampai bertemu di artikel selanjutnya!
Sumber : Antara News, Detik.com, Kompas.com, CNN Indonesia, ITS News, metro tv
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar