Artikel

Pengenalan MySQL

    Dibaca 342 kali Informasi Sistem Informasi himasis stmi

 

PENGENALAN DATABASE

  1. Pengertian Database

Defenisi database adalah sebagai berikut ini:

  • Kumpulan data yang saling terkait (Elmazri dan Navathe, 1994)
  • Kumpulan data yang umumnya menjabarkan aktivitas – aktivitas dari satu atau lebih organisasi yang terkait (Remakhrishnan) dan Gerke, 2000)
  • Kumpulan yang terorganisasi dari data yang secara nalar terkait (Hoffer dkk, 2005)


Jadi dapat dikatakan bahwa database adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi
Berikut ini beberapa hal yang terkait dengan database:

      B. Database Management System (DBMS)

Database Management System (DBMS) atau dalam bahasa Indonesia disebut Sistem Manajemen Database (SMDB) merupakan software yang digunakan untuk sebuah sistem basis data yang berbasis komputerisasi.

DBMS membantu dalam pemeliharaan dan pengolahan kumpulan data dalam jumalh besar.Sehingga dengan menggunakan DBMS tidak menimbulkan kekacauan dan dapat digunakan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhan

Berikut ini beberapa software – software dari DBMS, yaitu:

  1. Microsoft Access

Microsoft Access atau Microsoft Office Access adalah program aplikasi dari Microsoft yang ditujukan untuk kalangan rumahan atau perusahaan kecil dan menengah. Microsoft Access menggunakan mesin basis data Microsoft Database Access Engine.

  • Oracle
    Oracle adlah salah satu software sistem manajemen basis data relasional yang cukup diminati, dikenal, dan dipakai saat ini. Oracle mempunyai kemampuan mengatur manajemen space dan basis data yang besar
  • MySQL 
    MySQL merupakan sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL atau data management system.

Pada software ini juga memiliki kelebihan yaitu:

  • Bebas didownload dan digunakan
  • Stabil
  • Fleksibel dengan berbagai pemrogramn
  • Pengamanan yang baik
  • Kemudahan dalam memanajemen database
  • Perkembangan softwarenya cukup cepat

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas bagaimana menggunakan DBMS MySQL, seperti ulasan berikut ini.Sejumlah aktivitas yang terkait dengan data yang didukung dalam perangkat lunak MySQL antara lain adalah:

  • Menyimpan data ke dalam tabel
  • Menghapus data dalam tabel
  • Mengubah data dalam tabel
  • Mengambil data yang tesimpan dalam tabel
  • Memungkinkan untuk memilih data tertentu yang diambil
  • Memungkinkan untuk pengaturan hak akses terhadap data.

     C. Penjelasan MySQL

  1. Pengertian MySQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multialurmultipengguna, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual di bawah lisensi komersial untuk kasus-kasus di mana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, di mana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, di mana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David AxmarkAllan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.

 

  1. Kelebihan Dan kekurangan MySQL dibanding RDBMS Lain

Hal paling mendasar yang menjadikan MySQL pilihan utama sebagai database yang digunakan adalah karena MySQL menggunakan Lisensi GPL dan multiplatform, sehingga lebih disukai para mahasiswa karena tidak membutuhkan biaya besar dalam membuat aplikasi serta tidak harus tergantung pada OS Windows ataupun Linux karena dapat dijalankan pada kedua OS tersebut dan beberapa OS lainnya. Tapi alasan tersebut tidaklah cukup untuk menjadikan MySQL sebagai RDBMS yang akan digunakan. Berikut keunggulan lain yang diberikan

Kelebihan

  • Berlisensi GPL dan Multi Platform.
  • Dapat diintegrasikan dengan beberapa bahasa Pemrograman seperti .Net, Java, Python, Perl yang merupakan bahasa pemrograman yang paling dominan di kalangan programmer.
  • Mendukung ODBC untuk sistem operasi Windows sehingga bisa digunakan aplikasi yang berjalan diwindows.
  • Bisa dijalankan pada spesifikasi hardware yang rendah karena lebih hemat resource memory (dibandingkan database lain) sehingga mudah digunakan untuk bahan pembelajaran.
  • MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari 20 bahasa meskipun bahasa indonesia belum termasuk didalamnya.

Kekurangan

  • Banyak mengklaim kurang support terhadap pemrograman Visual/Desktop, sehingga sedikit yang menggunakan untuk aplikasi visual.
  • Karena berlisensi GPL sehingga sulit mendapatkan update untuk problem yang urgent, sehingga perusahaan skala menengah keatas lebih memilih RDBMS berlisensi dan disupport seperti Oracle dan MS SQL Server
  • Sangat diragukan dalam menangani data skala besar, karena ada beberapa opini yang pro dan kontra terhadap kemampuan MySQL terhadap pengolahan data yang besar.

 

     D. Pengertian SQL dan Jenis Perintahnya

Untuk dapat membuat database dengan MySQL kita harus mengerti bahasa SQL.
Bahasa database adalah bahasa khusus yang ditetapkan pembuat DBMS tentang cara berinteraksi / berkomunikais antara pemakai dengan database. Bahasa ini terdiri atas sejumlah perintah yang diformulasikan untuk dapat diberikan oleh pengguna dan dikenali oleh DBMS.
Salah satu bahasa database yang populer adalah SQL.

Apa itu SQL?

SQL merupakan singkatan dari Structured Query Language. SQL atau juga sering disebut sebagai query merupakan suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses database. SQL dikenalkan pertama kali dalam IBM pada tahun 1970 dan sebuah standar ISO dan ANSII ditetapkan untuk SQL. Standar ini tidak tergantung pada mesin yang digunakan (IBM, Microsoft atau Oracle). Standard SQL yang pernah dibuat adlah SQL86, SQL89, SQL 92 dan SLQ99.Hampir semua software database mengenal atau mengerti SQL. Jadi, perintah SQL pada semua software database hampir sama.

Perintah SQL digunakn untuk melakukan tugas – tugas seperti update data, tau mengambil data dari database.
Beberapa sistem manajemen database relasional umum menggunakna SQL adalah: Oracle, Sybase, Microsoft SQL Server, MS-Access, Ingres, MySQL, PostgreSQL, Sybase dan lain – lain.

Dalam SQL pada umumnya informasi tersimpan dalam tabel – tabel yang secara logic merupkana dua dimensi terdiri dri baris (row atau record) dan kolom (column atau field). Sedangkan dalam sebuah database dapat terdiri dari beberapa tabel.

Terdapat 3 (dua) jenis perintah SQL, yaitu DDL, DML dan DCL.

  • DDL (Data Defenition Language)

DDL merupakan kelompok perintah yang digunakan untuk mendefinisikan atribut – atribut database, tabel, kolom, batasan – batasan terhadap suatu atribut serta hubungan antar tabel.

Yang termasuk dalam kelompok DDL adalah

Create : menciptakan /membuat tabel ataupun indeks

Alter : mengubah struktur tabel

Drop : menghapus tabel maupun indeks

Rename: mengubah nama skema

 

  • DML (Data Manipulation Language)

DML adalah kelompok perintah yang berfungsi utnuk memanipulasi data dalam database, missal pengambilan, penyisipan, pengubahan dan penghapusan dat. Yang termasuk kelompok DML.

Select : memilih / mengambil data dari satu tabel atau lebih

Insert : menambah baris baru ke dalam tabel

Delete : mengubah isi data dari suatu baris pada tabel

Update : mengubah isi data dari suatu baris pada tabel

 

  • DCL (Data Control Language)

DCL berisi perintah – perintah yang berfungsi untuk mengendalikan data. Fasilitas ini tersedia pada DBMS yang memiliki fasilitas keamanan (security) untuk mengatur user dan hak aksesnya.yang termasuk dalam kelompok DCL adalah

Grant

Revoke

     E. Cara Membuat Database

Berikut ini adalah beberapa contoh kumpulan perintah – perintah dasar MySQL :

  1. Login ke database MySQL

Untuk windows masuk ke menu Start menu -> Run -> cmd, sedangkan di linux masuk ke menu terminal.Untuk login ke database mysql dengan menggunakan command line, struktur perintahnya adalah sebagai berikut :

mysql -u username -p

Contoh penggunaannya adalah : mysql -u root -p
mysql digunakan untuk menjalankan aplikasi mysql client untuk dijalankan pada command prompt atau terminal -u root digunakan jika kita hendak login Sebagai user utama atau root-p digunakan untuk memanggil prompt password.Jika setelah perintah diatas di tekan Enter, maka akan diminta password dari user root untuk dapat masuk ke mysql. Jika salah memasukkan password, maka akan dicetak pesan eror dan akan kembali ke menu utama command prompt atau terminal, kemudian jika mengetikkan password dengan benar, maka akan masuk pada mysql yang ditandai dengan munculnya prompt mysql>_

  1. Melihat Daftar Database
    Untuk melihat daftar database yang ada dalam MySQL Server, maka perintah yang digunakan adalah :

show databases;

jika perintah diatas dijalankan, maka akan ditampilkan daftar database yang terdapat dalam MySQL Server.

  1. Masuk ke salah satu database

Untuk dapat melakukan pengelolaan database, maka harus masuk dulu ke salah satu database dengan cara memilih database yang kita inginkan dengan menggunakan perintah berikut :

use nama_database;

Misalnya nama database adalah dbmedia , maka perintah diatas akan diubah menjadi use dbmedia;

  1. Melihat daftar tabel pada salah satu database

Untuk mengetahui tabel apa saja yang ada dalam database, maka perintah yang digunakan adalah

show tables;

jika perintah diatas dijalankan, maka tabel – tabel yang ada dalam database yang sudah dipilih akan ditampilkan.

  1. Melihat struktur tabel

Untuk melihat struktur tabel dalam database ketika sedang menyusun sebuah aplikasi berbasis MySQL, maka perintah yang digunakan adalah sebagai berikut :

DESC nama_tabel

Contoh : DESC tbsiswa

Jika perintah tersebut dijalankan, maka akan ditampikan struktur dari tabel tbsiswa, dimana dapat mengetahui nama - nama kolomnya, type data yang digunakan dan lain – lain.

 

     F. PENGELOMPOKKAN PERINTAH SQL

SQL adalah sub bahasa standar yang khusus digunakan untuk melakukan akses database relasional.  Perintah pada lingkungan MySQL ada 2 ( dua ) macam, yaitu            :

  1. Untuk lingkungan MySQL itu sendiri.
  2. Untuk mengelola database.

 

  1. Perintah Di dalam Lingkungan MySQL di antaranya     :
  • help atau h  |  ?  atau  ?.

Untuk menampilkan daftar perintah di lingkungan MySQL.

Perintah menghapus.

  • edit atau e.

Mengedit perintah – perintah SQL yang ada di dalam buffer, dengan menggunakan editor teks.

  • exit atau quit.

Keluar dari lingkungan MySQL.

  • go atau g.

Mengirimkan perintah kepada MySQL.

  • ego atau G.

Mengirimkan perintah kepada MySQL, hasilnya ditampilkan secara vertikal.

  • print atau p.

Mencetak perintah saat ini.

  • quit atau q.

Keluar dari MySQL

  • rehash atau #.

Membangun kembali hash.

  • status atau s.

Menampilkan status server MySQL.

  • use atau u.

Membuat atau mengganti koneksi kepada database.

  • source atau ..

Mengeksekusi perintah SQL dari dalam file.

  • tee atau .

Mengarahkan keluaran untuk disimpan ke dalam file, selalu menambahkan hasil kepada file output.

  • notee atau T.

Mencegah output supaya tidak ditulis ke dalam file.

 

 

 

 

 

ATURAN PERINTAH DALAM MySQL

 

  1. Semua akhir baris dari perintah harus diberi tanda ; ( titik koma ) atau g.
  2. Perintah yang diberikan, dapat berupa perintah SQL atau pun perintah khusus untuk MySQL.
  3. Perintah yang bukan perintah SQL dapat dipendekkan dengan menggunakan tanda ( backslash ) ditambah dengan huruf depan dari perintah yang akan diberikan.
  4. Perintah untuk MySQL, dapat diberikan dalam beberapa baris. Jika tidak diakhiri dengan tanda ; atau g, maka pada baris berikutnya masih dianggap sebagai bagian dari perintah sebelumnya.

 

PERINTAH DASAR MySQL

 

  • Untuk Membuat Database ( create database );

Sintaknya  :           create database nama_database;

Contoh      :           create database STIK;

 

  • Untuk Melihat Daftar Database ( show databases ).

Sintaknya  :           show databases;

 

  • Untuk Menggunakan Database ( use ).

Sintaknya  :           use nama_database;

Contoh      :           use STIK;

 

  • Untuk Menghapus Database ( drop database ).

Sintaknya  :           drop database nama_database;

Contoh      :           drop database mahasiswa;

 

  • Untuk Membuat Tabel ( create table ).

Sintaknya  :          

create table nama_tabel ( nama_field_1 tipe_data_1 ( lebar_digit ), ….., nama_field_n tipe_data_n ( lebar_digit ));

Contohnya            :

create table mahasiswa ( npm char ( 8 ), nm varchar ( 30 ));

 

  • Untuk Melihat Daftar Tabel ( show tables ).

Sintaknya  :           show tables;

 

  • Untuk Melihat Struktur Tabel ( desc ).

Sintaknya  :           desc nama_tabel;

Contoh      :           desc mahasiswa;

 

  • Untuk Mengetahui Bagaimana Tabel Dibentu ( show create table ).

Sintaknya  :           show create table nama_tabel;

Contoh      :           show create table mahasiswa;

 

  • Untuk Mengubah Struktur Tabel ( alter table ).

Pengubahan yang dapat dilakukan pada struktur tabel diantaranya, yaitu menambah field baru, menghapus field, memodifikasi field

Sintaknya  :          

alter table nama_tabel atribut nama_field tipe_data ( lebar_digit );

atribut        :          

ADD ( tambah ), DROP ( hapus ), CHANGE / MODIFY( ubah ).

Contoh      :   

       

  • Untuk Menambah Field Baru ( ADD ).

Contoh           :

alter table mahasiswa add kls char(3);

 

  • Untuk Memodifikasi Field ( CHANGE / MODIFY ).

Contoh           :

alter table mahasiswa change npm npm char( 8 ) primary key;

 

  • Untuk Menghapus Field ( DROP ).

Contoh           :

Alter table mahasiswa drop tes;

 

  • Untuk Menghapus Tabel ( drop ).

Sintaknya  :           drop table nama_tabel;

Contoh      :           drop table tes;

 

  • Untuk Mengisi Tabel (insert into ).

Untuk mengisi ke dalam sebuah tabel yang telah dibuat, ada 2 ( dua ) cara, yaitu          :

  1. Menggunakan Perintah INSERT INTO.

Sintaknya       :          

Insert into nama_tabel values ( ‘ isi_field_1 ’ , ’ …… ’ , ’ isi_field_n ’ );

Atau

Insert into mahasiswa ( nama_field_1, ….. , nama_field_n )

values ( ‘ isi_field_1 ’ , ’ …… ’ , ’ isi_field_n ’ );

Contoh           :

insert into mahasiswa values ( ‘ 30401400 ’ , ’ Azhari ’ , ’ 306 ’ );

Atau

Insert into mahasiswa ( npm, nama_mhs, kls )

values ( ‘ 30404189 ’ , ’ Vika Rusdiana Handayani ’ , ’ 207 ’ );

 

  1. Menggunakan Sebuah File.

Untuk menggunakan cara ini, terlebih dahulu Anda buatkan sebuah file yang berisikan perintah pemasukan data ke dalam MySQL, sama seperti saat Anda memasukkan data lewat console MySQL. Setelah dibuat, simpan dengan ekstension *.sql. Lalu dari console MySQL, ketikkan perintah dibawah ini :

Sintaknya       :

source path_file;

 

Contoh           :

Source c:data1.sql;

 

 

 

Daftar Pustaka

http://achmatim.net/2009/12/09/pengenalan-perintah-dasar-sql-di-mysql/

http://www.tifkom.net/2015/08/pengenalan-database-dbmsmysql-dan-sql.html

https://members.diantara.net/knowledgebase/14/Pengenalan-MySQL.html

http://cuma-informatika.blogspot.co.id/2016/04/pengenalan-mysql.html

https://www.academia.edu/11819435/pengenalan_mysql

https://id.wikipedia.org/wiki/MySQL