Artikel

Materi: Node.JS atau PHP? Perbandingan back-end language untuk Web Development!

Creator: Raka J. Arkaan.

Editor and Publisher: Gusti Ayu Padmi.

 

Inovasi dalam teknologi yang selalu bermunculan pada setiap tahun ke tahunnya, sehingga sedikit membingungkan developer untuk menentukan bahasa perograman yang hendak mereka pilih. Hal ini berdampak dalam dunia web development. Untuk saat ini ada beberapa bahasa pemrograman yang dapat berjalan di sisi server diantaranya: Python, PHP, Node.JS, ASP.Net, Ruby, dan lain-lain. Namun, yang menjadi trending saat ini adalah Node.JS dan PHP. Mengapa Node.JS? mengapa PHP ? Alasannya cukup sederhana, apakah kalian pernah membuka aplikasi lowongan pekerjaan ? Seperti: LinkedIn, Jobstreet, Karir, Glints, atau sejenisnya ? Pasti kalian tidak asing dengan, “Dicari programmer Full-stack Laravel ? Atau programmer MERN stack, MEAN stack, dll.” Jika masih terdengar asing dengan Full-stack PHP atau Full-stack Javascript, maka cocok untuk kalian membaca artikel ini.

Sebelum membahas jauh lebih jauh, maka kita harus cukup paham dari definisi bahasa pemrograman tersebut.  PHP adalah singkatan dari Personal Home Page, tetapi sekarang singkatannya berubah lebih rekursif menjadi : PHP : Hypertext Preprocessor. PHP dapat berjalan dengan didukung Zend Engine yang di install pada server seperti Apache atau Nginx. Lalu apa itu Node.JS ? Node.JS merupakan Bahasa pemrograman Javascript yang dapat berjalan di sisi server. Hal ini dengan bantuan Google V8 Js Engine. Munculnya Node.JS dalam dunia web development, mengubah paradigma dari Javascript adalah bahasa khusus untuk client-side. Jadi secara garis besar adalah Node.JS dengan Javascript merupakan bahasa yang sama dalam sintaksis.

 

Node.JS vs PHP dalam Analisis Prospek Pekerjaan

Penulis akan melakukan perbandingan data yang di dapat berdasarkan hasil dari Stackoverflow Developer Survey. Dan penulis akan mecoba menjabarkan secara deskriptif mungkin untuk pemaparan datanya.

 

Tingkat Kepopuleran

Untuk tujuh tahun berturut-turut Javascript merupakan bahasa yang paling sering digunakan dalam development, sehingga menepati urutan pertama dalam Teknologi yang paling popular. Mengapa tidak ? Hal ini dikarenakan Javascript dapat berjalan di Web Development, dan Mobile Development. Jika anda tau React.JS ? maka tidak asing dengan React Native ? Framework React salah satu most popular web framework yang dikembangkan oleh Facebook. Yang cukup popular dari React adalah slogannya, “Learn Once, Write Anywhere”. React.JS atau React Native merupakan salah satu framework yang dibangun menggunakan Javascript.

 

 

 

 

Lantas bagaimana dengan Node.JS ? seperti yang bisa anda lihat dalam grafik most loved web frameworks atau other frameworks. Node.JS menduduki urutan pertama, sebab teknologi yang paling sering digunakan. Jika kita membahas Node.JS, kita merasa kurang apabila tidak membahas Exprees.JS. Express.JS merupakan salah satu Framework dari Node.JS, yang secara teknis atau fungsionalnya adalah memudahkan dalam tahap pengkodean, terutama dalam pembuatan Restful API.

 

 

Node.JS vs PHP dalam Analisis Teknis

Penulis sudah memaparkan hasil survey yang telah dilakukan oleh stackoverflow. Lalu selanjutnya adalah kelebihan dan kekurangan apa saja dari masing-masing teknologi ? Pertama-tama kita akan membahas keunggulan dan kekurang dari PHP, lalu diikuti dengan Node.JS

 

Kelebihan dari PHP:

  1. Yang paling penting adalah PHP adalah bahasa pemrogaman yang open-source dan bisa di download mana saja. PHP sendiri merupakan bahasa yang di khususkan untuk web-development,
  2. Dapat berjalan diberbagai platform operation-system, seperti: Unix, Linux, dan Windows,
  3. Basis Komunitas kuat dan besar,
  4. Jika teman-teman pernah mempelajari bahasa pemrograman C, maka tidak terlalu asing dengan PHP nantinya, sebab tidak terlalu jauh beda dengan C,
  5. PHP memiliki beberapa dukungan dari library untuk menggunakan berbagai modul fungsi representasi data,
  6. PHP sendiri menawarkan solusi server-side yang cukup bagus untuk menampilkan data ke sisi client browser atau website. Hal yang dimaksud adalah ada beberapa cases tidak perlu bantuan dengan Javascript dalam menampilkan data. Dan ini sangat berguna bagi kalian yang ingin menghindari delivery code banyak dari client-side. Sebenarnya Node.JS bisa melakukan ini, namun tidak sesederhana sepeerti PHP.

Kekurangan dari PHP:

  1. Seperti penulis paparkan pada point ketujuh di keunggulan, “ada beberapa cases tidak memerlukan Javascript”. Namun, jika teman-teman ingin menjadi Full-stack Developer dan menyajikan delivery-code yang baik, teman-teman perlu mempelajari Javascript. Contohnya adalah jika teman-teman ingin menyajikan sebuah Data visualisasi berupa grafik meggunakan ChartJS, teman-teman perlu mempelajari Vanilla Javascript sebagai DOM, atau menggunakan jQuery,
  2. Jika menggunakan full dengan PHP rendering server-side yang berat dan banyak request terhadap server, maka dapat memuat halaman menjadi sedikit lama. Dan tidak menjadi pilihan yang baik, jika untuk Single Page Application,
  3. Kendala selanjutnya adalah sedikit susah dalam pengaturan pengkodean, sebab tidak selalu competent modular. Ada beberapa fitur pembaruan terbaru mirip dengan features of Java language.

Kelebihan dari Node.JS:

  1. Sangat cocok untuk aplikasi yang membutuhkan komunikasi real-time antara client dan server. Hal yang dimaksud adalah penggunaan tools atau library tambahan Javascript untuk memudahkan kita dalam membangun aplikasi seperti chat. Untuk keterangan lebih lanjut, teman-teman dapat melihatnya di Socket.io,
  2. Sistem single-threaded event sangat cepat, ketika menangani banyak request sekaligus dari client,
  3. Jika teman-teman sedang mempelajari Javascript, maka cocok sekali untuk belajar lebih lanjut ke dalam Node.JS. Sebab, dengan full-stack Javascript, teman-teman cukup mempelajari satu bahasa aja, termasuk dengan Database—MongoDB,
  4. Sempat dibahas di atas dalam perkenalan, Jika teman-teman ingin terjun ke dalam framework front-end seperti React.JS, Vue, atau Angular, maka tidak perlu repot-repot mempelajari bahasa lain. Sebab, core dari tiga frameworks tersebut adalah Javascript,

Kekurangan dari Node.JS:

  1. Paket Node Modules yang cukup besar sehingga menjadi kekurangan Node.JS dalam tahap development,
  2. Jika teman-teman belum terbiasa atau belum paham dengan konsep asynchronous tasks atau programming, ini akan menjadi tantangan teman-teman dalam bekerja environment JS atau Javascript,
  3. Banyak cara untuk membangun server menggunakan Node.JS dan ini menjadi hambatan terhadap developer yang baru terjun dalam environment JS.

 

Untuk artikel kali ini, penulis mencukupkan untuk mengulas lebih lanjut terkait perbadingan PHP dan Node.JS. Jika ada salah dalam penulisan, baik dalam mengutip atau mengulas, maka diberikan pintu maaf sebesarnya. Sebab penulis masih belajar dalam penulisan, dan kritik serta saran sangat diperlukan oleh penulis dalam penulisan selanjutnya. Lalu untuk artikel selanjutnya, masih terkait Node.JS, kira-kira bahas apa ya ? Tetap pantau terus HIMASIS.ORG ya !

Sampai jumpa di artikel selanjutnya !

 

 

 

 

 

Sumber :

https://www.softwareseni.co.id/blog/kerja-di-startup-node-js-atau-php-developer

https://www.php.net/manual/en/intro-whatis.php

https://medium.com/@varshney.shivam786/node-js-vs-php-for-backend-4078a3f65741#:~:text=When%20to%20use%20Node.&text=This%20makes%20it%20easier%20to,Javascript)%20across%20your%20whole%20stack.&text=js%20is%20much%20faster%20than,a%20great%20choice%20than%20PHP.

https://insights.stackoverflow.com/survey/2019

https://nodejs.org/en/

https://www.toptal.com/nodejs/why-the-hell-would-i-use-node-js

https://www.geeksforgeeks.org/advantages-and-disadvantages-of-php/

https://www.freecodecamp.org/news/what-are-the-advantages-of-node-js/

https://www.simform.com/nodejs-advantages-disadvantages/

Follow Us

Tags

20182019202020214glAfter Event After Event MnG 2020AFTERGLOWalgoritmaangketAutoCADAutoCAD2015autonumberback end languagebahasa pemrogramanbayar kuliahbelajar vbberitabossbuka bersamabukber himasisCerpenciscocisco packet tracercodeignitercoronacovid19csscuci tangancurriculum vitaecv yang baikdasar algoritmadasar jaringandatabasedehidrasiEcommasterEcommerceEntrepreneurevent gaikindoGambar 2dGambar 3dHIMASIS himasishtmlInformasiinspirasiInstalisasi NodeJS installiterationjadwal imsakiyahJakartaJAKARTAjaringanjaringanjaringan komputerjavajavascriptJDKJoin MnG 2020JREkegiatankerenkinemasterkode otomatiskrs onlinekstkunjungan pabrikleaderLebaranmagentamakananmakrabmeet and greetmeet and greet 2018meet and greet 2019Meet and Greet 2020meganthropusmelamar kerjaMethodsmicrosoft access 2010minumanmudikmudik amanmvcnetbeansngodingOnlinepreneurshiporacleorracleOS Windowsosi layerotomotifpaslonpelatihan 2pelatihan1pemilu HIMASISpemimpinpemimpin baikpemrogramanpencarianpendaftaranpengenalan jaringanpengisian angketPeriode 2020 - 2021phpPHP VS NodejspklPoliteknikPOLITEKNIK STMI Prosedurproses bisnispuasapuasapycharmpythonpytrainramadanramadan 1441hramadhanRansomwareresumeschsearch barselectionSemester Pendekseminarseminar umumseminar2018senisequenceSistem Informasispectrumstmistok otomatisStruktur Organisasistudy clubTechnopreneurshipterhebatTipsTradisi LebarantriggerTriktutorialtutorialTutorialTwiterTwiter 2020Twiter 2021Twiter AFTERGLOWtwiter2019ulangtahunultahhimasisVirusvisual basicvisual studiowebWeb DevelopmentWebinarwhich is the best wirausahayoutube