Artikel

Tips Melamar Kerja yang Baik dan Benar Khususnya di Tengah Pandemi

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Halo guys! Apa kabar kalian semua? Semoga sehat selalu yaa kembali lagi ke Artikel HIMASIS Politeknik STMI Jakarta.

Pandemi ini tentunya sangat berdampak kepada kehidupan sehari-hari kita. Mulai dari pendidikan, perekonomian, sampai pekerjaan. Banyak dari kita yang di PHK dan sulit mencari pekerjaan di tengah pandemi ini. Nah karena itu, mimin ingin sedikit membantu kalian para job seeker melalui artikel ini yang mana memberikan tips bagaimana sih meningkatkan peluang kalian diterima lamaran kerjanya alias CV di perusahaan yang kalian tuju.

Mau tau bagaimana tips-tips nya? Yuk langsung aja simak artikelnya! wink

PEJUANG PELAMAR

Selain melamar si doi butuh perjuangan, melamar pekerjaan juga butuh perjuangan loh teman-teman! Dimulai harus tahu isi CV yang baik dan benar seperti apa sehingga HRD tertarik membaca isi CV kita. Sebelum mimin kasih tips membuat CV dengan baik dan benar, mimin mau kasih tau dulu apa sih sebenarnya pengertian dari CV? Terus apa perbedaannya dengan Resume? Nah ada yang suka ketuker ga nih? hihi sealed yuk langsung aja simak...

CV VS Resume

  • CV: Curriculum Vitae atau daftar riwayat hidup adalah dokumen yang memberikan gambaran mengenai pengalaman sesorang dan kualifikasi lainnya (Wikipedia).
  • Resume: Resume adalah dokumen yang dibuat dan digunakan oleh seseorang untuk mempresentasikan latar belakang, keterampilan, dan prestasi mereka (Wikipedia). 

Perbedaan CV dengan Resume ialah:

Resume berbentuk paragraf yang berisi pengalaman-pengalaman seseorang yang dibuat sedetail mungkin.

Sedangkan CV berisi poin-poin informasi secara kronologis mengenai gambaran diri seseorang. Biasanya berisi nama lengkap, alamat, tempat tanggal lahir hingga latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja secara singkat.

Nah udah lebih paham kan mengenai perbedaan keduanya? Tapi ada yang lebih penting sebelum temen-temen membuat CV dengan baik dan benar loh.. apakah itu? Kalian harus mengetahui atau mengenali diri sendiri. "Maksudnya apa nih min?" Maksudnya teman-teman harus tau nih passion kalian atau kualifikasi kalian seimbang tidak dengan persyaratan pekerjaan yang kalian tuju. 

"Terus gimana min mengetahui atau mengenal diri sendiri sebelum membuat CV?" Nih mimin kasih tips nya:

  1. Value (nilai yang menjadikan diri kita lebih dari yang lain)
  • skill: memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh perusahaan.
  • experience: memiliki banyak pengalaman-pengalaman seperti: beasiswa, student exchange, volunteer, dan lomba.
  • accomplishment: dari pengalaman-pengalaman yang tadi, ada sesuatu yang dicapai, seperti: mendapatkan juara setelah mengikuti lomba.
  1. Need (kebutuhan)
  • money: memiliki perencanaan penghasilan seperti dalam sebulan kita menghabiskan sekian rupiah.
  • recognition: status yang dimiliki saat ini apakah sebagai mahasiswa, pencari kerja, atau yang lainnya.
  • insurance: memiliki asuransi atau jaminan.
  1. Plan (ekspektasi orang lain dengan skill yang kita miliki dan tidak overvalue diri sendiri)
  • status: sama seperti recognition yaitu posisi saat ini.
  • finance: perencanaan gaji yang dibutuhkan.
  • education: atau ingin mencari kerja tapi masih ingin belajar.

Gimana temen-temen sudah lebih paham dong mengenali diri sendiri nya? Sekarang jangan ragu lagi dengan apa yang ada di diri kita hihi laughing

Selanjutnya langsung masuk ke tips membuat CV yang baik dan apa saja sebaiknya yang harus dicantumkan dalam CV agar HRD tertarik melihat CV kita? Nah simak tipsnya dibawah ini!

Tips Membuat CV yang Baik dan Benar Serta Menarik untuk Pemula

1. Foto

  • Dapat berupa pas foto atau foto formal dan menunjukkan profesionalitas. Jangan foto selfie.
  • Tidak perlu bergaya.

2. Bahasa

  • Bahasa Inggris/bahasa Indonesia? Sebaiknya tulis CV menggunakan bahasa Inggris karena bisa saja HRD yang merekrut merupakan orang luar bukan orang Indonesia. Apalagi jika melamar ke perusahaan multinasional.

3. Personal Details

  • Cantumkan informasi pribadi namun tidak perlu panjang yang penting berisi nama lengkap, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, dan email.
  • Pastikan posisi informasi pribadi kamu berada pada bagian atas CV atau CV header.
  • Perhatikan ukuran font, jangan sampai font teks lain lebih besar dari nama kamu.
  • Urutan nama, alamat dan email harus sesuai. Pastikan posisi nama terlebih dahulu, lalu alamat dan email.

4. CV Objectiveatau CV Summary

  • Di bagian ini merupakan rangkuman dari keseluruhan CV dalam satu paragraf.
  • Berisi rangkuman perjalanan karier atau pendidikan untuk pelamar fresh graduate.
  • Personal branding dengan menjelaskan skill yang dimiliki dan apa untungnya perusahaan merekrut kamu.

5. Educational Experience

  • Dalam menceritakan riwayat pendidikan disarankan menuliskan pendidikan terakhir saja.
  • Cukup menuliskan nama universitas/sekolah, tahun masuk dan lulus, jurusan yang diambil, nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) atau nilai ujian nasional (UN).

6. Organizational Experience

  • Pengalaman organisasi bisa didapatkan dari kampus atau organisasi di luar kampus seperti kepanitiaan sebuah acara atau relawan.
  • Pengalaman organisasi bisa ditulis jika belum punya pengalaman kerja. Jangan lupa cantumkan tahun mulai dan selesai.
  • Pastikan pengalamannya yang berhubungan dengan pekerjaan yang dituju dan dapat menjadi nilai tambah dalam self-development.

7. Working Experience

  • Cantumkan pengalaman kerja sebelumnya dan pastikan masih relevan dengan posisi yang dilamar.
  • Untuk fresh graduate bisa mencantumkan pengalaman magang ataupun part-time (asal sinkron dengan pendidikan yang kalian tempuh).
  • Catatan untuk kamu yang memiliki pengalaman kerja, pengalaman kerja yang terakhir dapat dicantumkan di urutan pertama dan cantumkan tahun mulai dan selesai.

8. Skills

  • Cantumkan skill yang kamu rasa butuh ditonjolkan, tidak perlu semua skill kamu tuliskan. Kamu bisa menuliskan skill yang relevan dengan pekerjaan yang ingin kamu ambil.
  • Ketahui persyaratan pada pekerjaan yang dilamar dan skill-skill apa yang dibutuhkan pekerjaan tersebut. Misalnya aja pekerjaan yang kamu lamar adalah Desain Grafis. Masukkan kemampuan bahwa kamu bisa mengoperasikan software Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dsb.
  • Hindari mencamtukan skill yang bisa dilakukan semua orang misal nya "pandai menggunakan Ms.Word". Jika ingin ditulis, sebaiknya perjelas lagi apa kemampuan lebih yang dapat kamu lakukan dengan Ms. Word.
  • Selain hard skill, kamu juga dapat mencantumkan soft skill seperti dapat bekerjasama dalam tim, mudah beradaptasi, problem solver, dll.

9. Achievements

  • Mencantumkan ini tidak wajib, ini hanya diperuntukkan sebagai informasi tambahan jika menurut kamu dibutukan.
  • Pencapaian yang telah dicapai seperti juara dalam sebuah lomba dan sebaiknya pencapaian yang dicapai dalam 4-5 tahun terakhir saja.

10. Gunakan Rumus “KISS” Dalam Pembuatan CV yang Baik dan Benar

  • Jika saat masa sekolah/kuliah kamu termasuk aktif, cukup menuliskan 3-5 kegiatan organisasi terakhir kamu saja.
  • Dengan metode KISS "Keep IShort and Simple maksudnya adalah kamu gak perlu lebay dalam menuliskan aktivitas keorganisasian kamu. Perlu diingat bahwa HRD lebih memilih pelamar yang memiliki banyak pengalaman organisasi atau kerja namun IPKnya rendah dibandingkan pelamar yang IPK tinggi tapi tidak memiliki pengalaman sama sekali.

11. Buat Desain Sederhana Namun Tetap Menarik

  • Salah satu yang menjadi daya tarik suatu CV di mata HRD adalah desain yang simple namun tetap memuat informasi-informasi penting.
  • Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membuat CV yaitu pemakaian italicbold, dan capslock yang digunakan untuk penekanan serta pemilihan jenis huruf yang kamu pakai.
  • Jangan menggunakan font yang terlalu basic, seperti Times New Roman.
  • Sebaiknya layout CV adalah tampilan profesional. Boleh menggunakan warna-warna tapi dilihat lagi apakah warna yang digunakan user friendly dan dapat dibaca atau tidak.
  • Terdapat beberapa aplikasi bisa kamu gunakan, mulai dari CorelDraw, Photoshop, bahkan aplikasi yang memang khusus untuk mendesain CV.
  • Hal terpenting adalah CV tersebut dapat mengakomodir seluruh informasi yang akan disampaikan pada perusahaan yang kamu lamar.

 

Setelah teman-teman memahami isi CV yang menarik di mata HRD, maka teman-teman juga harus mengetahui aturan atau etika bagaimana sebaiknya mengirim CV melalui email. Berikut penjelasannya:

Aturan-Aturan Dalam Mengirim CV Dengan Baik dan Benar Melalui Email

1. Subject e-mail

Pakai subject e-mail yang relevan dengan posisi yang dilamar. Tidak perlu masukin nama. Contoh:

(salah) Job Application
(salah) Job Application - Nadiya

(benar) Job Application - Digital Marketing Manager 

2.  Body e-mail

Ini tidak kalah penting dengan subject. Jangan harap CV akan dibuka HRD jika tidak ada body emailnya. Body e-mail itu pada dasarnya merupkakan versi pendek dari cover letter. Contoh:

a. Salutation/salam
    Dear Sir/Madam Wijaya


    atau jika tidak tau namanya:
    Dear HR Manager

b. Clear intention
    Paragraf 1: jelasin dengan singkat padat jelas tujuan berkirim email.
    Paragraf 2: Jelasin kualifikasi singkat yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar, dan kontribusinya ke perusahaan.
    Paragraf 3: Informasikan apa saja dokumen yang dilampirkan.
    Paragraf 4: Penutup.

3. Nama dan format file

Masih banyak loh yang submit CV tapi nama file tidak profesional. Hal tersebut dapat menjadi kesalahan fatal. Pastikan memberi nama file yang sesuai. Selain itu, format file CV harus PDF. Tegaskan bahwa CV yang kita buat tidak dapat diubah oleh siapapun. Contoh:

(salah) document 1.pdf

(benar) CV Nadiya Ivana - Web Developer.pdf (Jenis file - nama - posisi)

4. Nama alamat e-mail

Pastikan alamat email yang digunakan adalah alamat email yang profesional. Sebaiknya alamat email merupakan nama asli kita. Contoh:

(salah) anak_geng_motor@gmail.com

(benar) nadiyaivana@gmail.com

Contoh melamar kerja melalui email:

 

Jadi, untuk teman-teman job seeker entah yang fresh graduate atau yang sedang mencari pekerjaan baru, sebelum itu memang kita harus mengetahui dan memahami terlebih dahulu CV dengan benar agar tidak asal dalam membuat isi CV nya.

Teman-teman pembaca setia artikel HIMASIS, admin cukupkan penjelasan singkat mengenai TIPS MELAMAR KERJA YANG BAIK DAN BENAR KHUSUSNYA DI TENGAH PANDEMI. Apabila ada kesalahan atau kekurangan dalam penulisan, admin mohon maaf, sebab kita di sini sama-sama belajar untuk menimba ilmu dan berbagi. Sampai jumpa di artikel selanjutnya ;D

 

 

Creator & Publisher : Devina Vallery & Nadiya Ivana 

sumber :

https://solo.tribunnews.com/2017/04/06/jumlah-pekerja-di-inggris-yang-resign-karena-bosan-dan-frustasi-meningkat

https://www.karyaone.co.id/blog/curriculum-vitae/

https://pendidikan.co.id/pengertian-resume-dan-contohnya/

https://lifepal.co.id/media/cara-membuat-cv-yang-benar/

https://mamikos.com/info/10-tips-cara-membuat-cv-lamaran-kerja-yang-baik-benar-dan-lengkap/

https://koinworks.com/blog/tips-membuat-cv-2/

https://www.linkedin.com/pulse/wahai-pencari-kerja-bantu-kami-untuk-merekrut-anda-irma-erinda?trk=hp-feed-article-title-publish

https://twitter.com/NiickyWijaya/status/1105333360509874176?s=19

Follow Us